Polwan Yang Terima Rp 450 Juta Sudah Dinonaktifkan

Polwan yang Terima Rp 450 Juta Sudah DinonaktifkanKabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera (Hilda-detikcom/File)

Surabaya -Polwan Ipda SR yang melaksanakan pungutan Rp 450 juta untuk bintara yang ingin masuk polisi sudah dinonaktifkan. Sebelumnya, SR yang bertugas di Propam Polda Jatim telah mengakui perbuatannya.


Polwan Yang Terima Rp 450 Juta Sudah Dinonaktifkan

"Belum ada kelanjutan penyelidikan, tapi keterangan Propam, statusnya ia sudah dinonaktifkan dan mengakui perbuatannya," ujar Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera ketika dihubungi detikcom di Surabaya, Rabu (19/9/2018).

Sementara itu, Barung juga menyarankan keluarga korban ialah MA (Mimid Achmid) untuk melapor secara pidana.

"Kami mempersilakan keluarga lapor secara pidana. Sudah lapor di Propam, tapi lapor secara pidana," imbuh Barung.

Sementara itu, kejadian ini bermula pada Oktober 2017 ketika Ipda SR menjanjikan dua orang cucu korban lulus tes masuk bintara Polri. Sebagai imbalannya, SR meminta uang Rp 450 juta. Uang tersebut balasannya ditransfer korban secara bertahap. Korban mengaku sudah tiga kali transfer sebanyak Rp 40 juta, Rp 260 juta, dan RP 150 juta.

Namun, ketika rekrutmen digelar di Polda Jatim pada Maret 2017, dua cucu korban justru tidak lulus tes. Mengetahui dirinya ditipu, korban sempat protes dan SR berjanji akan mengembalikan uang tersebut.

Lama menunggu, korban balasannya melaporkan SR. Kini, kasusnya tengah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Jatim.

Sumber detik.com
Buka Komentar

0 Response to "Polwan Yang Terima Rp 450 Juta Sudah Dinonaktifkan"

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel