Honor Tpp Belum Cair, Karyawan Rsud Pekanbaru Terbelit Utang

Honor TPP Belum Cair, Karyawan RSUD Pekanbaru Terbelit Utang

Pekanbaru -Honor perhiasan penghasilan pegawai (TPP) seribuan karyawan RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, selama tiga bulan belum cair. Akibatnya, pegawai banyak terlilit utang.


Honor Tpp Belum Cair, Karyawan Rsud Pekanbaru Terbelit Utang

"Para karyawan sekarang banyak terbelit utang, terutama para perawat. Sudah tiga bulan dana TPP tidak dibayarkan pihak manajemen rumah sakit," kata dr Burhannuddin, karyawan senior di RSUD Arifin Achmad, kepada detikcom, Rabu (19/9/2018).

Karena belum cairnya uang TPP, katanya para perawat sekarang terbelit utang. Sebab, selama ini mereka memakai dana TPP untuk memenuhi banyak sekali kebutuhan hidup.

"Kan mereka selama ini berani mengambil utang alasannya yakni ada yang dibutuhkan selain honor pokok, yaitu dana TPP. Sekarang dana TPP sudah tiga bulan tak dibayar, tentu mereka harus mengutang ke sana-kemari untuk menutupi utang juga," kata Burhannuddin.

Para PNS di RSUD Arifin Achmad, kata Burhan, rata-rata setiap bulan mendapatkan dana TPP sebesar Rp 3 juta. Dana itulah yang digunakan sebagai perhiasan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

"Padahal rumah sakit milik pemerintah tempat lainnya tidak pernah telat. Pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi yang sama pernah terjadi di tempat kami ini," kata Burhan.

Para karyawan berharap, pihak manajemen segara mencairkan dana TPP tersebut. Sebab, satu-satunya instansi Pemprov Riau yang belum mendapatkan dana TPP yakni RSUD Arifin Achmad.

"Padahal di RSUD itu kan sifatnya pelayanan pribadi ke masyarakat, bukan menyerupai instansi lainnya yang hanya soal administrasi. Kami di sini pelayanan pribadi ke masyarakat, tapi di tempat ini juga paling telat bayarnya," kata Burhan.

Pihak karyawan tidak akan iri hati jikalau memang kondisi keuangan Pemprov Riau mengalami defisit.

"Kalau memang Pemprov Riau defisit dan tak ada anggaran, mungkin karyawan akan maklum. Tapi keterlambatan ini kan hanya di RSUD Arifin Achmad saja, instansi lain sudah terima dana TPP," kata Burhan.

Direktur RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedy, tidak membantah hal itu. Menurutnya, keterlambatan pembayaran alasannya yakni masih proses input seluruh data karyawan.

"Kan masing-masing karyawan TPP-nya berbeda-beda. Ini menurut di mana ia ditugaskan. Antara perawat di ruangan biasa dan perawat di penggalan operasi atau ICU kan beda-beda nilai TPP-nya. Inilah yang masih kita hitung. Semoga dalam waktu bersahabat sanggup kita selesaikan," kata Nuzelly.

Sumber detik.com

0 Response to "Honor Tpp Belum Cair, Karyawan Rsud Pekanbaru Terbelit Utang"

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel