3 Teori Wacana Hilangnya Artis Terkaya China Fan Bingbing

3 Teori perihal Hilangnya Artis Terkaya China Fan Bingbing Foto: dok. Getty Images

Jakarta - Sejak diberitakan tersangkut dilema pajang, nama Fan Bingbing terus menjadi perbincangan. Terbaru, artis yang disebut-sebut sebagai yang terkaya di China itu hilang kolam ditelan bumi.

Teori Wacana Hilangnya Artis Terkaya China Fan Bingbing

Fan Bingbing sama sekali tak pernah tampil di televisi maupun media massa di China. Di akun media sosialnya, Bingbing juga sama sekali tak meng-update kabar apa pun.

Media di China menulis, Bingbing menyerupai raib ditelan bumi. Hal itu tentu menciptakan kehebohan tersendiri. Lalu ke mana Fan Bingbing?
Baca juga : Terlibat Perkara Penggelapan Pajak, Fan Bingbing Hilang Kolam Ditelan Bumi

1. Sengaja Menghilang

Berikut beberapa teori muncul mengenai ke mana tolong-menolong Fan Bingbing. Salah satu yang paling berpengaruh ialah Bingbing sengaja menghilang.

CNN dan South China Morning Post menyebut Bingbing, yang memang sedang tersandung dilema pajak, sengaja menghilang untuk menghindari perkara aturan yang mengejarnya.

2. Ditangkap Rezim Partai Komunis China

Selain teori itu, ada teori yang lebih liar. Dalam sebuah artikelnya, CNN menyebut dapat jadi Fan Bingbing diculik rezim Partai Komunis China sebab alasan politis.

Hal ini terkait dengan posting-an di Instagram Bingbing yang berkunjung ke rumah sakit anak di Tibet. Seperti diketahui, pemerintah China sangat sensitif terkait Tibet.

3. Ditahan Terkait Pajak

Di China, pernah ada artis yang ditangkap sebab penggelapan pajak. Dia ialah Ai Weiwei. Selain soal isu pajak, Ai Weiwei populer vokal mengkritik pemerintah China terkait isu kemanusiaan.


Sumber detik.com
Buka Komentar

0 Response to "3 Teori Wacana Hilangnya Artis Terkaya China Fan Bingbing"

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel