Warisan Sir William Henry Perkin untuk Para Anak-anaknya

Warisan Sir William Henry Perkin untuk Para Anak-anaknya - HARI ini, Google tengah merayakan ulang tahun dari seorang berpengalaman kimia asal Inggris yaitu Sir William Henry Perkin. Melalui doodlenya, Google menyaksikan bahwa figur ini layak diingat karena penemuannya atas zat pewarna sintetis ungu dari bahan anilin.

Perkin mendapatkan sekian banyak macam penghargaan, mulai dari Royal Medal (1879), Davy Medal (1889), Albert Medal (1890), dan Perkin Medal (1906). Pencapaiannya ini pasti salah satunya ialah berkat sokongan dari keluarganya.

Namun, tahukah Anda, ternyata Perkin bukanlah satu-satunya berpengalaman kimia di keluarganya. Bakatnya ini ternyata diwariskan untuk anak-anaknya.

Seperti dilansir Chemistryworld.com, sesudah penemuan pewarna anilin ungunya semakin dikenal dan tidak sedikit digunakan, Sir William Henry Perkin menikah pada tahun 1859. Perkin menikahi Jemima Lisset dan dikaruniai dua anak laki-laki. Anak-anaknya ini lantas diberi nama William Henry Perkin Jr dan Arthur George Perkin.

Namun, pada tahun 1862 Jemima meninggal sebab penyakit tuberkulosis. William Perkin pun menyimpulkan untuk menikah lagi pada tahun 1866. Pernikahan dua-duanya ini dikaruniai seorang putra mempunyai nama Frederick Mollwo, dan empat orang putri, yaitu Helen, Mary, Lucie, dan Annie.



Menurun

Ketiga anak laki-laki Sir William Henry Perkin ini ternyata mewarisi bakatnya. Mereka sukses menjadi berpengalaman kimia yang hebat.

Anak laki-laki termudanya, Frederick, menjadi ketua departemen kimia di Borough Polytechnic Institute pada tahun 1897. Ia lantas mengambil alih laboratorium individu milik ayahnya pada tahun 1909 dan membuka sejumlah laboratorium di London dan Bradford.

Frederick Mollwo menangani elektrokimia organik dan mengusulkan produksi batubara dan bahan bakar minyak gambut. Frederick pun dihormati sebab menerbitkan riset dan kitab teks mengenai kimia organik dan anorganik.

Sementara itu, anak tengahnya, Arthur, menjadi seorang pengelola suatu perusahaan pewarnaan. Ia lantas ditunjuk sebagai profesor pencelupan dan pewarnaan kimia di University of Leeds pada tahun 1916.

Arthur Perkin terpilih menjadi anggota Royal Society Edinburgh pada tahun 1903. Ia juga mendapatkan penghargaan Davy Medal dari Royal Society itu pada tahun 1924.

Anak kesatu Sir William Henry Perkin

Namun, karier yang paling bercahaya diperoleh oleh anak kesatu William Henry Perkin, yaitu William Perkin Jr. Seperti ayahnya, ia kuliah di City of London School dan Royal College of Chemistry. William Jr pun memperoleh kemampuan penelitian di laboratorium kepunyaan keluarganya.

Di samping itu, dia belajar di Jerman dan mendapat gelar Ph.D di University of Wurzburg. Ia lantas menjadi asisten dari seorang berpengalaman kimia asal Jerman, Adolf von Baeyer, di Munich.

Pada tahun 1887, William Jr menjadi profesor kimia di Heriot-Watt College, Edinburgh. Ia pun terpilih menjadi anggota di Royal Society. Selanjutnya, ia mengembangkan pusat penelitian ruang belajar dunia sesudah menjadi ketua kimia organik di Owens College (saat ini University of Manchester). Laboratorium dari pusat riset ini didanai oleh seorang dermawan mempunyai nama Andrew Carnegie.

Beberapa anak didik dari putra kesatu Sir William Henry Perkin ini sukses mendapatkan penghargaan Nobel. Mereka ialah Robert Robinson dan Norman Haworth.

Keinginan William Perkin untuk melalui batas pengetahuan kimiannya ternyata sukses diwariskan secara turun temurun. Anak-anaknya yang menjadi berpengalaman kimia hebat ini menguatkan pengakuan "ketika rasa antusiasme masih ada, maka warisan pun bakal tetap bertahan." (Annisa Fauziah)

Sumber: PikiranRakyat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel